Sunday, January 20, 2019

Vlog Pertamaku ~ Tips for Speaker (Beginners)


Bismillahirrohmannirrohim~

In the name of Allahthe Most Graciousthe Most Merciful.

I got a chance to record something while suck in the traffic jammed. Hope this will be useful for someone out there.





Tips that I can give to you are :


First - Acknowledge your nervous and keep practice. At least 3 times before your presentation.(Even the Late Steve Job have done so many practices before he came up on stage).


Second - Look into the eyes of your audience. Glance through the eyes of your audience to show that you are confident and you are genuinely wants to talk to them.


OK, keep in touch! Will come back with different topic of my 30 second V-log. 

Sunday, January 13, 2019

Review : Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (Cetakan Yang Entah Keberapa)

Assalamualaikum wbt.

Selesai bacain novel gratis sepanjang zaman ini. Tulisan Buya Hamka begitu meruntun jiwa yang kosong dari bahasa-bahasa lama. Diri agak terkesan dengan penceritaan beliau. Biarpun adakala bahasanya begitu asing dan kadang kala terdapat beberapa perkataan yang tidak difahami kita orang Malaysia, namun terasa malah amat gampang membaca helaian demi helaian isi cerita ini dan memahami jalan penceritaannya.

Hah? begitu berubah bahasa aku setelah habis katam membaca novel terkenal ini. Buku ini bukan asing bagi aku. Aku sudah mengetahui tajuk dan sebahagian isi buku ini sejak aku kecil lagi. Ia salah satu buku kegemaran Almarhum ayahku. Ayah punya cetakan awal, buku itu masih diikat dengan benang dan berkulit keras. Kertasnya juga sudah lusuh. Kalau masih ada, sudah jadi barang pusaka.

Ini cetakan yang aku baca.

Ini pula sebahagian cetakan-cetakan yang ada, tapi masih tak jumpa buku cetakan punya Almarhum Ayahku.






















 


















Yang aku punya sudah cetakan yang entah keberapa. Namun, isi kandungannya tetap sama. Setelah habis membacanya cuma dalam satu hari, aku kini mengerti apa itu kesusasteraan bahasa. Begitu indah bait-bait bahasa lama. Walaupun ada kesukaran untuk memahami sesetengah perkataan namun, aku dapat menangkap dan memahami seisi cerita ini. Akhirnya aku faham kenapa Ayah begitu menyayangi buku miliknya itu. 

Umum mengetahui cerita ini, mungkin aku sahaja yang tak tahu. Sedikit sinopsis cerita ini, kisah ini berkisarkan kisah cinta dua darjat. Kisah Zainuddin, orang terbuang dek kerana keturunannya Minangkabau-Bugis-Mengkasar, jatuh cinta pada kesantunan dan kejelitaan Hayati orang yang jauh lebih berketurunan dan beradat tinggi di Padang Panjang tempat asal usul Zainuddin. Mereka bertemu, berutus surat dan menyulam kasih walaupun dalam keadaan ditentang keluarga Hayati menyebabkan Zainuddin diusir dari kampung itu. Nak cerita lagi? Tak best la kan, baca sendiri baru boleh feel.

Apa yang membuat aku suka adalah penceritaan yang detail mengenai keadaan masa itu membuat minda kita pergi ke zaman di mana Zainuddin merenung nasibnya di permatang padi, melihat langit jernih, air sungai mengalir sejuk, melihat keindahan sedari jauh puncak Merapi. Aku dapat membayangkan betapa cantik dan indahnya kampung Pandang Panjang itu. Di mana keindahan itu ditambah bilamana terlihat Hayati pulang bersama gadis-gadis lain setelah tamat kelas agama. Keadaan malam yang indah, di mana Zainuddin menulis surat-suratnya. Seriously, it's a time machine. 

I seriously recommend this novel to you out there. I'm not a novel lover dan aku tak pernah beli buku novel sebab bagi aku, semua cerita novel dipasaran ini kisah cliche untuk mengetuk pintu hati pembaca agar berkhayal dengan lautan cerita cinta buat-buatan yang pada realitinya jarang berlaku. Kisah orang kaya jatuh cinta dengan perempuan miskin, Tuan besar dan orang gaji, Orang bandar dan perempuan kampung, Orang kacak dengan perempuan kasar. Itu semua cliche. Cubalah baca buku Buya Hamka ni, baru kalian akan mengerti apa itu CINTA.

Cinta bukan dizahirkan dengan couple seperti dalam novel-novel remaja masakini. Banyak persoalan yang diutarakan masih relevan untuk renungan kita. Tentang cinta, tentang agama, adat, budaya dan pendirian dan macam-macam lagi.

Aku sangat suka membaca surat-surat Zainuddin, alangkah bahagianya jika orang berutus surat begitu kepadaku (tapi di zaman ini, memang tak la kan). Aku paling suka membaca surat Zainuddin ketika dia menegur Hayati yang ditemuinya di malam pesta di Batipuh. Dimana tika dia bertemu Hayati, dia sama sekali terkejut dengan penampilan Hayati malam itu. Hayati yang tika itu terkena kejutan budaya dengan memakai pakaian yang tidak menggambarkan ciri-ciri wanita solehah sejati. (faham sendirilah). Ini kerana pengaruh rakan sebaya dia yang agak kebaratan. (ok, taknak citer lagi - sila baca sendiri). Teguran Zainuddin itu sangat lembut dan berhemah. Bukan kerana dia cemburu, tetapi lebih kepada ingin melindungi kekasih hatinya.

Sebenarnya aku sangat mengagumi Hayati pada mulanya, namun setelah beberapa chapter, telahanku tersasar. Pendirian Hayati membuatkan aku membenci karakternya. Dia adalah simbol perempuan masa kini yang senang goyah oleh harta dan pangkat. Agak terkesan juga kerana diceritakan dipermulaan bahawa Hayati itu wanita yang tinggi ilmu agamanya dan penuh adat dan santun. Tapi, semudah itu dia meninggalkan Zainuddin demi mengharap akan wang dan harta untuk kebahagiaan berumah tangga. Separuh mati juga Zainuddin sakit dan kecewa kerana pernikahan Hayati itu. Sehingga membawa kepada kejayaan Zainuddin sebagai penulis juga. Kedukaan dan sengsara itu ditukar menjadi ilham untuk menghasilkan karyanya selepas itu. Dan dia menjadi orang ternama. 

Dan tulusly, aku suka pengakhiran cerita ini di mana Hayati menjadi korban kecelakaan Kapal Van Der Wijck. Huhu..bukan kerana dendam pada Hayati tetapi she deserve the end like that. (oh, kejamnya aku). So, moral is, bacalah buku ini dengan hati yang terbuka. Hahaha.

Ok, this is my favourite novel! Novel pertama yang aku suka ialah Warisan. A heavy love story back in 1940s, this is seriously not for those who love stories like , Suamiku Encik Sotong, Suamiku  Mr Playboy, Mr Arrogant, Mr Pilot, Mr CEO, Mr Tengku Putra dan seangkatan dengannya. Agaknya aku ni sejenis suka buku-buku lama je kot..haha..who's with me? say I!

Dan aku cukup tak suka dengan filem adaptasi novel sebab 99% cerita tak sampai feeling nya seperti dalam novel. Aku pun tiada hajat nak tengok filem Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini. Aku yakin tiada siapa pun dapat menghayati watak Zainuddin dan Hayati yang sebenar-benarnya. Bagaimana Zainuddin dapat menahan perasaannya ketika bertemu semula dengan Hayati. Bagaimana pula Hayati yang menyesal dengan perbuatannya pada Zainuddin dan diterangkan semula di dalam surat terakhir itu begitu membuatkan pembaca memaafkan Hayati. I'm telling you, you should read it by yourself ok.

Alright, till the next review !
Wassalam.

Monday, January 7, 2019

2019 : LinkedIn..LinkedOn..LinkedOut


#akaknaktegur #careeradvice #HRsisthur



It has been months that I didn't open my LinkedIn. (since I started my new job I guess). But today when I open it, I got sooo many email request to add friends. Most of them are all fresh grads. 



Surprisingly, most of them asking for a connection to submit their CV. Weirdly, I didn't do recruitment, I never was! Although I'm in HR line, I never mentioned recruitment in my page. Can't you all read?? Or these young engineer or young grads doesn't know what is there in HR functions? Not all HR doing recruitment job. Recruitment is only one part of Human Resources function. Can you be more mindful?

This will lead to a wrong job request, and delay your chances to get a job. If I got time, I will forward your CV to the right person. If not, it will sit there in my inbox as I got nothing to do with it. I have to reply them saying that I'm not the right person for you to submit your CV. And CV is a P&C (private & confidential) thingy, don't simply send your CV to anyone my dear. Only send your CV when the recruiter is asking for it. 


My ‘adik-adik’ (brothers and sisters) who just graduated please take note on this. If you need a career advice I might be able to assist, but job application is not my thing. Please use LinkedIn for the right purpose. It is not only for a job application, but to learn from the massive sources of expertise. There are so many expert in LinkedIn locally and internationally would be very pleased to assist you if you are asking the right questions. Try and discover a new connection, build your own network professionally. Engage with the right people, right group and you will find there are so many good things and experience you can get through LinkedIn.

Back then, when I first using LinkedIn I got so many friend request asking to ‘berkenal-kenalan’ (get to know each other) in an informal way. Hahaha. They are using it the wrong way. This is not a dating site, hello! But overtime, people start understand the meaning of this site. This site is established for a professional connection. This is the top online site for professional, social and career networking.


LinkedIn allows you to connect with your work friends, old colleagues and you can see where they work and where they have been. When you are using it the right way, LinkedIn is actually your online Resume or C.V which showcases your abilities and recommendations. You can connect with your old uni friends and find out where they have worked and where they are now.

But now, I’m getting job application pulak. Fuhh! Why la. Just my 2 cents, to ‘adik-adik’ (brothers and sisters) please educate yourself on this basic job application process. If you didn’t have the chance to learn it during uni, just google it. There are so many career website for your reference. Get ready before any job application, do some research about the company before you go for an interview. Don’t be so clueless about it and ruin your chance to get the job. OK?

So, may this New Year 2019 will get you the job that you are desired. Good Luck and Happy job hunting! Your job hunting is start NOW!!